Minggu, 10 Mei 2015

Protista (prototista) adalah kelompok makhluk hidup eukeriotik uniseluleratau multiseluler yang belum terdeferensiasi menjadi jaringan dan mempunyai kemiripan ciri dengan tumbuhan, hewan ataupun jamur. Protista ada yang bersifat autotrop, heterotrop dan ada yang miksotrop (autotrop sekaligus heterotrop). Dalam klasifikasinya, kingdom ini terbentuk untuk menghindari keragu-raguan dalam pengelompokkan hewan-hewan yang mempunyai sifat tumbuhan dan hewan.
Kingdom protista dikelompokkan berdasarkan urutan asam nukleat, struktur sel, dan detail siklus hidupnya, terdiri atas lima calon kingdom, yaitu :
- Arkhaezoa,
- Euglenozoa,
- Alveolata
- Stramenopila,
- Rhodophyta
- Chlorophyta

CALON KINGDOM ARKHAEZOA
Arkhaezoa berasal dari kata Arkhaeios yang berarti kuno, sehingga disebut organisme kuno. Protista dari kelompok ini evolusioner terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu diplomonad, trikomonad, mikrosporodian. Ciri utama dari kelompok Protista ini adalah
- tidak memiliki mitokondria;
- memliki dua inti yang terpisah
- memiliki flagella
- memiliki sitokleon yang sangat sederhana
- tidak memiliki plastida
- umumnya bersifat parasit.
Calon spesies ini adalah Giardia lamblia yang menginfeksi usus manusia dan menyebabkan diare yang hebat dan kejang-kejang perut. Giardia lamblia dapat mengineksi perut manusia karena ditularkan oleh minuman/air yang terkontaminasi feses.

Karakteristik Giardia lamblia
Giardia lamblia adalah protozoa parasit yang membentuk koloni dan bereproduksi di usus kecil, menyebabkan giardiasis (infeksi usus kecil). Parasit giardia ini menambatkan dirinya ke epithelium melalui cakram berperekat di perutnya dan bereproduksi melalui pembelahan biner. Giardiasis tidak tersebar melalui darah, dan tidak menyebar ke bagian sistem pencernaan lainnya namun tetap berada di usus kecil. Mereka menyerap nutrisi dari lumen (dinding dalam) usus kecil dan tidak memerlukan oksigen untuk hidupnya (anaerob).
Giardia lamblia terdapat pada duodenum, jejenum, dan ileum bagian atasdari sektar 7 % dari penduduk dunia. Trofozoitnya mempunyai panjang 9-21 mikron, lebar 5-15 mikron,dan tebal 2-4 mikron, panjangnya biasanya 12-15 mikron. Badan tengahnya berbentuk batang melengkung. Kista berbentuk telur, 8-12 x 7-10 mikron, dan berisi empat inti.
Adapun ciri-ciri orang yang terserang penyakit giardiasis sebagai berikut :
- 7 – 10 hari setelah minum air yang tercemar bakteri pasien banyak buang air besar yang encer, terus mengalami perut kembung, dan gangguan perut lainnya.
- Diare tiba-tiba dahsyat 7-10 hari setelah minum air tercemar
- Gejala akut bisa bertahan 7 – 21 hari  dan bisa jadi kronis
- Jika kronis pasien bisa kehilangan berat badan
- Mual, muntah, kurang nafsu makan pusing kepala dan demam
- Gejala kronis bisa pula meliputi perut kembung, konstipasi/ sulit buang air dan keram perut.
Banyak orang tanpa sadar jadi carier/pembawa bakteri itu dan menyebarkan kepada orang lain.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan agar terhindar dari giardiasis :
- Bisa juga manfaatkan filter portable untuk mengambil air dari aliran air di gunung
- Jangan minum air yang masih mentah atau belum dimasak
- Menjaga kebersihan perorangan  dengan baik untuk mencegah penularan dari seorang ke orang lain.
- Biasakan menerapkan pola hidup sehat seperti jangan membuang kotoran limbah rumah tangga sembarang, dan buang air besar di jamban yang tertutup.
- Mengobati penderita yang tanpa keluhan, tetapi pada pemeriksaan tinja mengandung kista untuk mencegah penularan.
- Memanaskan air minum sampai 70 derajat Celsius selama 10 menit
- Beberapa alat penyaring bisa membersihkan air minum dari parasit Giardia.


CALON KINGDOM EUGLENOZOA
Protista kelompok Euglenozoa meliputi organisme fotosintesis dan berparasit yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
- umumnya berflagel, sehingga disebut flagellata
- mempunyai mitokondria yang besar
- mempunyai cadangan makanan berupa paramilum (polimer glukosa)
- mempunyai suatu kantong/ruang anterior  sebagai tempat munculnya flagela
- bersifat autotrop, ada yang heterotrop dan miksotrop
- umumnya hidup bersimbiosis secara parasitisme dan menjadi penyebab penyakit (patogen)
Protista dari kelompok ini berdasarkan keberadaan plastidanya dapat dibedakan menjadi Euglenoid (Euglenophyta = organisme yang mempunyai plastida sehingga mampu berfotosintesis) dan kinetoplastida (mastigophora/flagellata), yaitu organisme yang tidak mengandung plastida sehingga bersifat heterotrop parasit.

a. Eugleoid
Ciri-ciri kelompok protista ini sebagai berikut :
- habitat di air tawar, tanah basah dan tempat-tempat yang lembab
- mempunyai ciri-ciri seperti tumbuhan dan hewan sehinggan dahulu dikelompokkan ke dalam fitoflagela.
- dikatakan mirip hehan karena tidak mempunyai dinding sel, dapat bergerak bebas karena berflagela, dan mempunyai stigma (bintik mata)
- dikatakan mirip tumbuhan karena mempunyai klorofil dan karoten sehingga mampu berfotosintesis.
- Contohnya Euglena viridis.
Euglena viridis.
Pengertian Euglena viridis adalah sejenis alga bersel tunggal yang berbentuk lonjongdengan ujung anterior (depan) tumpul dan meruncing pada ujung posterior (belakang).
Ciri-ciri
- Struktur Euglena di Setiap sel Euglena dilengkapi dengan sebuah bulu cambuk (flagel)yang tumbuh pada ujung anterior sebagai alat gerak.
- Pada bagian posterior, celah ini melebar dan membentuk kantong cadangan atau reservoir.
- Pada ujung anterior ini juga terdapat celah sempit yang memanjang ke arah posterior.
- Tubuh Euglena terlindung oleh selaput pelikel, sehingga bentuk tubuhnya tetap.
- Flagelterbentuk di sisi reservoir. Di sisi lain dari flagel terdapat bintik mata yang sangat pekaterhadap rangsangan sinar matahari.
- Di sebelahdalam selaput pelikel terdapat sitoplasma. Di dalam sitoplasma ini terdapat berbagai organelseperti plastida, kloroplas, nukleus, vakuola kontraktil, dan vakuola nonkontraktil.Euglena dapat hidup secara autotrop maupun secara heterotrop.
- Pada saat sinar mataharimencukupi, Euglena melakukan fotosintesis. Tetapi bila tidak terdapat sinar matahari,Euglena mengambil zat organik yang terlarut di sekitarnya. Pengambilan zat organikdilakukan dengan cara absorbsi melalui membran sel. Selanjutnya, zat makanan itudicernakan secara enzimatis di dalam sitoplasma.
-  Perkembangbiakan Euglena; Euglena berkembangbiak secara vegetatif, yaitu dengan pembelahan biner secaramembujur. Pembelahan ini dimulai dengan membelahnya nukleus menjadi dua. Selanjutnyaflagel dan sitoplasma serta selaput sel juga terbagi menjadi dua. Akhirnya terbentuklah duasel euglena baru

b. Kinetoplastida/Mastigophora/Flagellata
(Flagellum/mastix = bulu cambuk , dan phoros = membawa)
Ciri protista ini sebagai berikut :
- Protista dari kelompok ini mempunyai alat gerak dengan flagela/mastix (bulu cambuk) sehingga kelas ini juga disebut Mastighopora.
- Fungsi flagella selain sebagai alat gerak juga sebagai alat penangkap makanan dan alat peraba pada reseptor.
- Dinding sel yang mengandung  pelikel sehingga tubuhnya menjadi tetap.
- Reproduksi secara vegetatif yang dilakukan dengan pembelahan biner
Contoh Kinetoplastida/Mastgophora sebagai berikut :
- Trypanosoma gambiense dan Trypanosoma rhodosiense penyebab penyakit tidur pada manusia dengan vektor nyamuk tse-tse (Glosina)
-  T. evansi, penyebab penyakit sura pada kuda
- T. cruzi penyebab penyakit chagas pada tikus
- T. brucei penyebab penyakit nagana pada antelope
- Leishmania donovani penyebab penyakit kala azar pana manusia
- L. tropica penyebab penyakit kulit pada manusia
- Trichomonas vaginalis, parasit pada saluran kelamin manusia penyebab peradangan vagina
- Triconympha sp bersimbiosis pada usus rayap dan mengahsilkan enzim selulose sehingga rayap memungkinkan memakan kayu.

MATERI DAN SOAL PROTISTA
  1. CALON KINGDOM ALVEOLATA 
  2. CALON KINGDOM ARKHAEZOA DAN CALON dikobarkan euglenozoa 
  3. CALON KINGDOM STRAMENOPILA - Chlorophyta 
  4. CALON KINGDOM STRAMENOPILA - Phaeophyta (ALGA COKLAT) 
  5. CALON KINGDOM STRAMENOPILA - PYRHOPHYTA 
  6. CALON KINGDOM STRAMENOPILA - Rhodophyta 
  7. CALON KINGDOM STRAMENOPILA- diatom (BACILLARIOPHYA / Chrysophyta) 
  8. Protista HEWAN 
  9. PROTSISTA tumbuhan DAN Protista JAMUR 
  10. Soal Biologi Protista 



Sumber :
BIOLOGI untuk SMA/MA kelas X, R Gunawan Susilowarno, dkk, Penerbit Grasindo, 2007





0 komentar:

Poskan Komentar

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!