Rabu, 25 Maret 2015


Pada tubuh manusia, hati merupakan kelenjar besar yang memiliki peranan penting dalam sistem organ. Selain sebagai kelenjar pencernaan, hati juga berfungsi sebagai alat ekskresi. Hati terletak dibagian kanan rongga perut dan dibungkus oleh selaput yang disebut kapsula hepatis. Di dalam hati terdapat dua macam pembuluh, yaitu pembuluh darah dan pembuluh empedu yang dipersatukan oleh selaput glison. Pembuluh darah hati terdiri atas arteri hepatis (pembuluh darah yang menuju ke hati), vena porta hepatica (pembuluh dari usus yang kaya zat makanan), dan vena hepatis (pembuluh darah yang meninggalkan hati dan menuju jantung).

Beratnya sekitar 1,5 kg atau 3-5% dari total berat tubuh kita. Hati memperoleh darah dari arteri hepatica dan vena portal hepatica. Darah yang diangkut oleh arteri hepatica sebesar 30% dari jumlah darah total di hati. Darah ini berasal dari percabangan aorta sehingga kaya oksigen. Sementara itu, darah yang diangkut vena portal hepatica sebesar 70% dari jumlah darah total di hati. Darah ini banyak mengangkut zat-zat sari makanan dari usus halus. Pada organ ini hanya terdapat satu macam pembuluh yang mengangkut darah keluar dari hati, yaitu vena hepatica.
Pembuluh empedu berfungsi menyalurkan cairan empedu ke saluran pencernaan. Apabila terjadi penyumbatan saluran empedu maka cairan empedu (billus) akan masuk  ke peredaran darah sehingga menyebakan darah berwarna kekuning-kuningan dan facesnya berwarna abu-abu atau kehitam-hitaman yang disebut dengan sakit kuning.
Hati termasuk sebagai alat ekskresi karena hati mengekskresikan hasil pembongkaran sel darah merah yang berupa bilirubin dan biliverdin melalui empedu. Hati setiap hari menghasilkan empedu sebanyak 800 - 1000 ml. Selain bilirubin dan biliverdin yang merupakan pigmen/zat warna empedu, empedu juga mengandung air, asam empedu, garam empedu, kolesteron, fosfolipid (lesitin), dan beberapa ion. Empedu berasal dari penghancuran hemoglobin eritrosit yang telah berumur tua (berumur 120 hari). Empedu berfungsi untuk mencerna lemak, mengaktifkan lipase, berperan dalam ansorbsi lemak dan mengubah zat yang tidak larut dalam air menjadi zat yang larut dalam air dan pembentukan urea.
Di dalam hati terdapat sel-sel histosit yang berfungsi untuk menangkap dan merombak sel darah merah. Eritosit akan dirombak menjadi seperti berikut :
1. zat besi yang disimpan di dalam hati dan selanjutnya dikirim ke sumsum merah tulang
2. Globin, yang digunakan untuk metabolisme protein baru (membentuk enzim arginase dan protombin) dan untuk pembentukan Hb baru.
3. Hemin diubah menjadi :
- bilirubin yang berwarna hijau kebiruan selanjutnya akan teroksidasi menjadi urobilin yang berwarna kuning kecoklatan pada urin dan feses
- biliverdin yang dipindahkan ke empedu untuk menjadi zat warna empedu untuk menjadi zat warna empedu yang berwarna hijau biru.

Hati memiliki banyak fungsi penting dan kompleks. Beberapa fungsi-fungsi ini adalah untuk:
- Pembuatan (mensintesis) protein, termasuk albumin (untuk membantu mempertahankan volume darah) dan faktor pembekuan darah
- Mensintesis, menyimpan, dan proses (memetabolisme) lemak, termasuk asam lemak (digunakan untuk energi) dan kolesterol
- Metabolisme dan menyimpan karbohidrat, yang digunakan sebagai sumber untuk gula (glukosa) pada darah yang sel darah merah dan penggunaan otak
- Membentuk dan mengeluarkan empedu yang mengandung asam empedu untuk membantu dalam penyerapan usus (mengambil dalam) lemak dan vitamin A yang larut dalam lemak, D, E, dan K.
- Menghilangkan, dengan metabolisme dan / atau mengeluarkan, produk yang berpotensi membahayakan biokimia yang diproduksi oleh tubuh, seperti bilirubin dari pemecahan sel darah merah tua, dan amonia dari pemecahan protein
- Detoksifikasi, dengan metabolisme dan / atau mengeluarkan, obat-obatan, alkohol, dan racun lingkungan. (sumber : http://www.sridianti.com/struktur-hati-manusia-02.html)

MATERI YANG TERKAIT :
  1. GANGGUAN ATAU PENYAKIT SERTA TEKNOLOGI PENANGGULANGAN KELAINAN SISTEM EKSKRESI
  2. GINJAL (STRUKTUR DAN FUNGSI)
  3. HATI MANUSIA
  4. KULIT MANUSIA
  5. PARU-PARU MANUSIA
  6. PENGERTIAN SISTEM EKSKRESI
  7. SISTEM EKSKRESI PADA HEWAN
  8. Soal Sistem Ekskresi (2)
  9. soal biologi sistem ekskresi
  10. soal biologi sistem ekskresi (2)


Buku sumber :
BIOLOGI untuk SMA/MA Kelas XI, R Gunawan Susilowarno, dkk. PT Grasindo 2007

0 komentar:

Poskan Komentar

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!