Selasa, 24 Maret 2015

Ekskresi ialah proses pengeluaran sisa-sisa metabolisme dalam sel. Mengapa sisa metabolisme harus dikeluarkan ? Karena senyawa-senyawa sisa metabolisme biasanya bersifat toksik (racun), sehingga bila tidak dikeluarkan dapat menyebabkan fungsi organ-organ terganggu, bahkan dapat menyebabkan kematian.
Proses pengeluaran zat sisa dari dalam tubuh manusia dibedakan menjadi tiga macam, yaitu defekasi, ekskresi  dan sekresi.
Defekasi adalah proses pengeluran sisa pencernaan yang belum mengalami metabolisme yang disebut feses.
Ekskresi adalah pengeluaran zat sisa metabolisme yang tidak digunakan lagi oleh tubuh, seperti keringat, urine dan karbondioksida. Sekreri adalah proses pengeluaran getah oleh sel kelenjar tubuh yang berguna bagi metabolisme sel, seperti enzim dan hormon.
Zat makanan yang dikonsumsi dalam jumlah besar oleh tubuh kita berupa karbohidrat, protein,dan  lemak. Zat makanan yang dimetabolisme tubuh menghasilkan zat sisa yang berbeda.


Ada beberapa contoh makan yang dapat membahayakan metabolisme diantaranya adalah sebagai berikut:
1.    Mie Instan
Apabila dikonsumsi terus menerus dan dalam jangka waktu yang panjang, maka mie instant dapat mengacaukan metabolisme tubuh. Akumulasi zat kimia berbahaya seperti pengawet dan pewarna akan menjadi racun di dalam tubuh.
2.    Makanan Cepat Saji
Selain bahaya dari berbagai zat additif, kandungan lemak yang tinggi dalam makanan fast food juga dapat merangsang pertumbuhan kanker terutama kanker payudara. Kandungan kolesterol dan kalori yang cukup tinggi juga dapat menyebabkan kegemukan dan berbagai gangguan metabolisme dan jantung. (http://nydavidarif.blogspot.com/)
 


Metabolisme Karbohidrat


Salah satu contoh proses metabolisme zat gizi di dalam tubuh ialah proses metabolisme karbohidrat. Karbohidrat disimpan di dalam tubuh dalam dua bentuk, yaitu tersimpan dalam otot dan hati berupa glikogen dan tersimpan dalam darah berupa glukosa. Untuk menjadi dua bentukan seperti itu, karbohidrat melalui serangkaian proses metabolisme dalam tubuh.
Karbohidrat yang dimakan oleh manusia umumnya berupa nasi. Karbohidrat banyak mengandung glukosa. Untuk mendapatkan glukosa yang dapat diserap tubuh, karbohidrat akan mengalami proses pencernaan. Pada proses pencernaan ini dihasilkan zat sisa yang berupa feses, selanjutnya didefekasi melalui anus.
Glukosa hasil pencernaan diserap ileh tubuh selanjjutnya diangkut oleh plasma darah menuju ke sel/jaringan. Di dalam sel/jaringan, glukosa dioksidasi melalui peristiwa respirasi dengan substrat glukosa akan dihasilkan zat sisa yang berupa karbondioksida dan uap air.
Karbondioksida dan uap air dalam bentuk gasa dari sel diangkut oleh plasma darah menuju ke paru-paru untuk diekskresikan di luar tubuh. Sedangkah air dalam bentuk cairan akan diangkut menuju kulit dan ginjal. Air setelah sampai dikulit akan diekskresikan dalam bentuk keringat, sedangkan yang menuju ke ginjal akan diekskresikan dalam bentuk urine.

Metabolisme Protein
Protein yang dikonsumsi oleh manusia umumnya berasal dari lauk pauk dan kacang-kacangan. Protein masuk ke dalam tubuh akan mengalami proses pencernaan dan berubah menjadi asam amino. Pada proses pencernaan ini dihasilkan zat sisa yang berupa feses, selanjutnya didefekasi melalui anus.
Asam amino hasil pencernaan selanjutnya akan ditransportasikan oleh plasma darah melalui sistem sirkulasi menuju ke sel/jaringan. Di dalam sel/jaringan, asam amino akan dipergunakan untuk sel pertumbuhan. perkembangan, restitusi sel dan mensintesis enzim dan hormon. Jika jumlah asam amino berlebih, sisanya akan dioksidasi melalui peristiwa respirasi untuk menghasilkan energi. Respirasi dengan menggunakan substrat asam amino akan menghasilkan zat berupa senyawa CO2, H2O, NH3 dan NH4OH.
CO2 dan H2O dalam bentuk gas dari sel diangkut oleh plasma darah dalam pembuluh darah menuju ke paru-paru untuk diekskresikan keluar tubuh. Sedangkan H2O dalam bentuk cair akan diangkut menuju kulit dan ginjal. H2O sampai ke kulit akan dikeskresikan dalam bentuk keringan, sedangakan H2O yang menuju ke ginjal akan diekskresikan dalam bentuk urine.
Senyawa NH3 dan NH4OH merupakan senyawa yang bersifat racun yang sangat membahayakan sel. Oleh karena itu sebelum dikeluarkan harus diubah dulu menjadi urea di dalam hati, sehingga tidak berbahaya lagi bagi tubuh. Dalam bentuk urea, sisa metabolisme ini dipindahkan ke ginjal untuk diekskresikan dalam bentuk urine.

Metabolisme Lipid
Lemak yang dikonsumsi tubuh manusia umumnya berasal dari daging, telur, susu dan kacang-kacangan. Lemak masuk ke dalam tubuh akan mengalami proses pencernaan dan berubah menjadi asam lemak dan gliserol. Pada proses pencernaan dihasilkan zat sisa yang berupa feses, selanjutnya didefekasi melalui anus.
Asam lemak dan gliserol diserap oleh tubuh melalui tahap reaksi penyabunan yang selanjutnya akan diangkut oleh pembuluh getah bening dalam bentuk lemak menuju ke daerah subcutan ( di bawah kulit) untuk disimpan sebagai cadangan energi.
Jika tubuh kekurangan energi, maka lemak dan subcutan akan dipecah menjadi asam lemak dan gliserol yang selanjutnya dioksidasi dalam peristiwa respirasi dengan menghasilkan zat sisa yang berupa CO2 dan H2O.
CO2 dan H2O dalam bentuk gas dari sel diangkut oleh plasma darah menuju ke paru-paru untuk diekskresikan keluar tubuh. Sedangkan H2O dalam bentuk cair akan diangkut menuju ke kulit dan ke ginjal. H2O sampai ke kulit akan dikeskresikan dalam bentuk keringan, sedangakan H2O yang menuju ke ginjal akan diekskresikan dalam bentuk urine.

MATERI YANG BERKAITAN :
  1. GANGGUAN ATAU PENYAKIT SERTA TEKNOLOGI PENANGGULANGAN KELAINAN SISTEM EKSKRESI 
  2. GINJAL (STRUKTUR DAN FUNGSI) 
  3. HATI MANUSIA 
  4. KULIT MANUSIA 
  5. PARU-PARU MANUSIA 
  6. PENGERTIAN SISTEM EKSKRESI 
  7. SISTEM EKSKRESI PADA HEWAN 
  8. Soal Sistem Ekskresi (2) 
  9. soal biologi sistem ekskresi
  10. soal biologi sistem ekskresi (2)

Sumber :
BIOLOGI untuk SMA/MA Kelas XI, R Gunawan Susilowarno, dkk, Penerbit Grasindo, 2007

0 komentar:

Poskan Komentar

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!