Rabu, 04 Februari 2015

Mollusca berarti hewan yang mempunyai tubuh lunak (mollus = lunak).
Ciri-ciri hewan ini adalah sebagai berikut :
- triploblastik selomata, yaitu mempunyai 3 lapisan embrional (ectoderm, mesoderm, dan endoderm) dan sudah mempunyai rongga tubuh yang sempurna;
- tubuhnya tidak bersegmen-segmen dan bilateral simetris;
- tidak mempunyai rangka dalam, tetapi mempunyai kelenjar mantel yang dapat digunakan untuk membentuk cangkok dari bahan CaCO3 (kapur) dan lendir, cangkok berfungsi untuk melindungi tubuh.
- sudah mempunyai sistem pencernaan yang berkembang sempurna, dimana sudah mempunyai saluran pencernaan dari mulut sampai anus, pada rongga mulut diketemukan lidah bergerigi yang disebut radula,
- sistem peredaran darah terbuka, keciali pada cephalopoda, peredaran darah tertutup;
- alat ekskresi berupa ginjal;
- sistem saraf, berupa tiga pasang simpul saraf (ganglion), yaitu ganglion serebral, ganglion visceral, dan ganglion pedal. Ketiganya saling berhubungan dengan serabut-serabut saraf;
- pernapasan dilakukan oleh pulmo, epidermis, insang atau mantel;
- alat reproduksinya terpisah (dioseus), tetapi ada yang hermaprodit seperti pada bekicot (Achatina fulica).
- habitat kosmopolit, artinya dapat hidup di air tawar, air laut dan daratan dari kutub sampai tropis.

Struktur tubuh molusca sangat bervariasi. Berdasarkan struktur kaki, cangkok, mantel, insang, simetri tubuhnya, Mollusca dapat dikelompokkan menjadi lima kelas, capopoda, Bivalvia dan Cephalopoda. 

a. Kelas Amphineura

- Hewan ini memiliki tubuh simetri bilateral,
-  dengan satu atau beberapa lembaran atau keping cangkang (plate atau valva) atau tanpa valva yang merupakan eksoske leton. 
- Mempunyai beberapa insang di dalam rongga mantelnya. 
- Anggota kelas ini hidup di laut (sekitar pantai), menempel pada batu-batu menggunakan kaki perutnya.
- Contoh anggota kelas ini adalah Chiton sp., dan Neopilina sp. 

b. Kelas Gastropoda


- Gastropoda berarti hewan yang menggunakan perutnya sebagai kaki (gastros: perut dan podos: kaki). 
- Kelas ini merupakan kelas dengan anggota terbesar. 
- Tempat hidupnya di laut, air tawar, maupun di daratan. 
- Sebagian besar bercangkang, sehingga tubuhnya membelit menyesuaikan dengan bentuk cangkangnya. 
- Pada kepalanya terdapat dua pasang tentakel, sepasang tentakel pendek sebagai alat pembau dan sepasang lainnya lebih panjang sebagai alat penglihat.
- Hewan ini bersifat hermaprodit, tetapi tidak pernah terjadi pembuahan sendiri. 
Contoh anggota kelas ini yaitu Achatina fulica(bekicot), Pilla ampulacea (Siput sawah), Cypraea sp., dan Conus sp.




c. Kelas Scaphopoda
- Anggota kelas ini hidup di laut pada pantai berlumpur.
- Tubuhnya simetri bilateral, 
- dilindungi oleh cangkang tubular (seperti taring atau terompet) yang terbuka di kedua ujungnya. 
- Kakinya kecil dan berguna untuk menggali liang. 
- Kepalanya memiliki beberapa tentakel,
- tidak memiliki insang. 
- Contoh jenisnya adalah Dentalium sp.



D. Kelas Pelecypoda/Bivalvia/Lamellibranciata
- Pelecypoda memiliki kaki pipih seperti kapak, 
- memiliki dua buah cangkang sehingga disebut dengan bivalvia, dan memiliki lempengan- lempengan insang sehingga disebut juga lamelli branchiata.
- Mantelnya menempel pada cangkang. 
- Di tepi cangkang, mantel tersebut secara terus-menerus membentuk cangkang baru sehingga cangkang makin lama makin besar dan menggelembung.
- Cangkang Pelecypoda terdiri atas tiga lapisan, yaitu lapisan nakreas, lapisan prismatik, dan periostrakum.
- Lapisan nakreas merupakan lapisan terdalam. Lapisan ini sering disebut lapisan mutiara, atau disebut juga mother of nacre, berupa kristal-kristal halus yang mengandung kalsium karbonat, mengkilat bila terkena cahaya. Namun demikian tidak semua anggota Pelecypoda bisa membuat mutiara.
- Di luar nakreas terdapat lapisan prismatik, terdiri atas zat kapur yang tebal berbentuk prisma.
- Di luar lapisan prismatik terdapat periostrakum, yaitu lapisan tipis dan berwarna gelap, tersusun oleh zat tanduk dan mudah mengelupas. Contoh anggota kelas ini adalah kerang air tawar (Anadonta sp.), kerang mutiara (Pinctada margaritivera), Mytilus sp., dan kima raksasa (Tridacna maxima). 
Mutiara
Mutiara yang sering digunakan sebagai perhiasan oleh manusia sebenarnya adalah hasil sekresi getah nakreas dari kerang mutiara, anggota Kelas Pelecypoda. Secara alami, pembentukan mutiara merupakan respons kerang tersebut terhadap masuknya benda asing, misalnya butiran pasir. Butiran ini akan tergulung oleh jaringan mantel dan berbentuk bulat. Bila sekarang ada mutiara yang bentuknya bermacam-macam itu terjadi karena manusia memang sengaja memasukkan butiran-butiran dengan bentuk-bentuk tertentu untuk merangsang kerang tersebut membentuk mutiara sesuai dengan bentuk-bentuk yang diinginkan oleh manusia



E. Kelas Cephalopoda
- Cephalopoda merupakan kelas Mollusca yang sudah maju, 
- mempunyai endoskeleton, eksoskeleton, atau tanpa keduanya, 
- tubuhnya simetri bilateral, 
- pada kepalanya terdapat lengan-lengan yang mempunyai sucker (batil penghisap). 
- Cephalopoda berarti hewan yang mempunyai kaki di kepala. 
- Tubuhnya terdiri atas kepala, leher, badan.
- Kepala Cephalopoda dilengkapi 1 pasang mata dan 8 buah tentakel atau 10 buah (2 tentakel dan 8 lengan) yang berfungsi untuk menangkap mangsa. 
-Contoh anggota kelas ini adalah Nautilus sp., Cumi-cumi (Loligo indica), sotong (Sepia officinalis) dan gurita (Octopus). (sumber :http://budisma.web.id/klasifikasi-mollusca/)
Salah satu contoh representatif dari cephalopoda cumi-cumi (Argonauta sp). Ciri-ciri spesifik cumi-cumi adalah sebagai berikut :
- tubuhnya dapat dibedakan menjadi kepala, leher dan badan;
- pada kepala terdapat  mata yang berkembang baik sehingga dapat untuk melihat;
- mulut ada ditengah-tengah kepala yang dikelilingi oleh 10 tentakel yang terdiri atas 8 tentakel pendek dan 2 tentakel panjang yang berfungsi sebagai alat penangkap mangsa;
- pada sisi kiri dan kanan tubuh terdapat sirip yang berfungsi sebagai alat keseimbangan;
- pada dinding permukaan dorsal (punggung) terdapat bangunan yang berbentuk lempengan yang kaku dan disebut pen. Pen berfungsi sebagai penyangga tubuh;
- cumi-cumi dapat bergerak dengan dua cara, yaitu dan dengan menyempengan mengunakan tentakel dan  dengan menyemprotkan air dari rongga mantel dengan gerakan menyemprotkan air air melalui rongga mantel  dapat menyebabkan cumi-cumi melesat mundur secepat-cepatnya seperti anak panah, sehingga cumi-cumi sering disebut dengan panah laut;
- alat pencernaan cumi-cumi terdiri atas mulut, faring, kerongkongan, lambung, usus buntu, dan anus yang bermuara di rongga mantel serta kelenjar pencernaan seperti kelenjar ludah, hati dan pankreas. Makanan cumi-cumi berupa udang-udangan, mollusca lain, dan ikan-ikan kecil;
- cumi-cumi hanya dapat berkembang biak secara seksual, alat reproduksi terpisah.


Materi Pelajaran Kingdom animalia lainnya :
  1. ANNELIDA
  2. ARACHNIDA
  3. ARTHROPODA
  4. CHORDATA
  5. CRUSTACEA
  6. ECHINODERMATA (HEWAN BERKULIT DURI)
  7. INSEKTA
  8. KINGDOM PARAZOA (FILUM PORIFERA)
  9. KINGDOM RADIATA
  10. MOLLUSCA (HEWAN LUNAK)
  11. MYRIAPODA
  12. NEMATHELMINTHES
  13. ORDO-ORDO DARI EKSOPTERYGOTA
  14. ORDO-ORDO DARI ENDOPTERYGOTA
  15. PERKEMBANGAN HEWAN
  16. PLATYHELMINTHES
  17. REPTIL, AVES, DAN MAMALIA
  18. soal animalia


Sumber :

R. Gunawan Susilowarno dkk, BIOLOGI untuk Kelas X, Penerbit Grasindo 2007
Istamar Syamsuri dkk, Biologi  Untuk SMA kelas X Semester 2, Penerbit Erlangga, 2007

0 komentar:

Poskan Komentar

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!